Penguatan Strategi Komunikasi Pada Pengelola Destinasi Wisata Di Kabupaten Karawang

Main Article Content

Firdaus Yuni Dharta
Rastri Kusumaningrum
Chaerudin Chaerudin

Abstract

Abstrak

Keberhasilan pengembangan destinasi wisata merupakan salah satu fondasi dalam memperkuat sektor pariwisata di Indonesia. Salah satu aspek yang menjadi masalah utama dalam pengembangan destinasi wisata di Kabupaten Karawang adalah lemahnya strategi komunikasi yang diterapkan oleh para pengelola wisata terutama berkaitan dengan pelayanan wisatawan dan upaya promosi wisata. Sebagian besar pengelola destinasi wisata di Karawang belum mendapatkan bekal yang cukup dalam tata cara penerimaan wisatawan yang baik dan dalam upaya promosi, sebagian besar hanya mengandalkan upaya promosi terpusat yang dilakukan oleh instansi yang menaungi sektor pariwista di Kabupaten Karawang. Dari beberapa kelemahan mengenai strategi komunikasi tersebut, maka perlu dilakukan suatu kegiatan sebagai bentuk pendampingan kepada para pengelola wisata untuk memperkuat pengembangan destinasi wisatanya. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan pengetahuan dan pemahaman pengelola destinasi wisata tentang penerapan komunikasi yang tepat dalam memberikan pelayanan kepada pengunjung dan upaya promosi secara mandiri oleh para pengelola wisata. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah sosialisasi dan penyuluhan yang dilakukan dengan penyampaian materi, diskusi, dan tanya jawab. Hasil dari kegiatan ini pengelola destinasi wisata mampu memahami pentingnya pelayanan prima yang diterapkan dalam menerima kunjungan wisatawan serta pentingnya melakukan upaya promosi destinasi wisata secara mandiri untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisata.

Kata Kunci: destinasi wisata, pelayanan prima, promosi pariwisata, pengembangan pariwisata

Abstract

The success of developing tourim destinations is one of the foundations in strengthening the tourism sector in Indonesia. One aspect that to be main problem in developing tourism destinations in Karawang Regency is the weak communication strategy implemented by tourism managers, especially on tourist services and tourism promotion. Most of the managers of tourism destinations in Karawang have not received sufficient provisions in the procedures for receiving good tourists and in promotional activity, most of them only rely on centralized promotional strategy doing by agencies that oversee the tourism sector in Karawang Regency. Of the several weaknesses regarding the communication strategy, it is necessary to carry out an activity as a form of assistance to tourism managers to strengthen the development of their tourism destinations. The purpose of this activity is to provide knowledge and understanding of tourism destination managers about the application of proper communication in providing services to visitors and promotional activity independently by tourism managers. The method used in this activity is socialization and outreach which is carried out by delivering material, discussion, and question and answer. The results of this activity, tourism destination managers are able to understand the importance of excellent service applied in receiving tourist visits and the importance of promoting tourism destinations independently to increase the number of tourist visits.

Key Word: tourism destination, excellence service, tourism promotion, tourism development.

Article Details

Section

Articles

References

Al-Bahri, F.P., Ihsanuddin., & Syafwandhinata, J. (2020). IbM Pelatihan Pembuatan Paket Wisata Tematik Sejarah, Pelayanan Prima, Tour Guide Bagi Pengelola Wisata. Jurnal Pengabdian Nasional (JPN) Indonesia (1)1, 1-9.

Ahmad, A., Fisu, A. A., & D, D. (2019). Analisis Potensi Ekosistem Mangrove Sebagai Pengembangan Objek Wisata (Studi Kasus: Kabupaten Wakatobi). Prosiding, 4(1), 177 – 186.

Berybe, Gregorius A., Hanggu, Elisabet O., Welalangi, Maria B.R., & Novita. (2021). Hospitality Training Bagi Para Pengelola Homestay di Desa Liang Ndara Kabupaten Manggarai Barat. Jurnal Abdimas Pariwisata (2)1, 1-7.

Hamzah, Y.I. (2013). Potensi Media Sosial Sebagai Sarana Promosi Interaktif Bagi Pariwisata Indonesia. Jurnal Kepariwisataan Indonesia (8)3, 1-9.

Hermawan, H., Brahmanto, E,. Priyanto, R., Musafa., & Suryana. (2018). Upaya Mewujudkan Wisata Edukasi di Kampung Tulip Bandung. Jurnal Abdimas BSI 45-54.

Hermawan, H. (2020). Meningkatkan Kompetensi Pengelola Wisata Desa melalui Penyuluhan Pelayanan Prima. Jurnal Abdimas Pariwisata (1)1, 1-9.

Oprasmani, E., Amelia, T., & Muhartati, E. (2020). Membangun Masyarakat Peduli Lingkungan Pesisir Melalui Edukasi Kepada Masyarakat Kota Tanjungpinang Terkait Pelestarian Daerah Pesisir. To Maega Jurnal Pengabdian Masyarakat (3)2, 66-73.

Salambue, R., Fatayat., Mahdiyah, E., & Andiyani, Y. (2020). Pengembangan Daya Tarik Objek Wisata Teluk Jering Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar . Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin (4)1, 9-18.

Satiani, L. N. (2020). Penguatan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kawasan Pedesaan melalui Kegiatan Pelatihan Tata Kelola Destinasi Pariwisata di Salatiga. Jurnal Abdimas Pariwisata (1)2, 74-79.

Setiawati, R. & Aji, P.S.T. (2020). Implementasi Sapta Pesona Sebagai Upaya Dalam Memberikan Pelayanan Prima Pada Wisatawan Di Desa Wisata Pentingsari. Jurnal Administrasi Bisnis Terapan (2)2, 128-141.

Sudiarta, I.N. (2012). Pemberdayaan Masyarakat Trunyan Dalam Upaya Pemberian Pelayanan Prima dan Berkelanjutan Kepada Wisatawan. Buletin Udayana Mengabdi (7)1, 1-7.

Warmayana, I.G.A.K. (2018). Pemanfaatan Digital Marketing Dalam Promosi Pariwisata Pada Era Industri 4.0. Jurnal Pariwisata Budaya (3)2, 81-92.