Identifikasi Bentuk Pertumbuhan Karang Keras (Hard Coral) di Perairan Pulau Jinato Kawasan Taman Nasional Taka Bonerate, Kepulauan Selayar
DOI:
https://doi.org/10.55113/fwj.v3i1.997Keywords:
Identifikasi Hard Coral, Kepulauan Selayar, Pulau Jinato, Taman Nasional Taka BonerateAbstract
Taman Nasional Taka Bonerate merupakan salah satu kawasan konservasi berupa Taman Nasional Laut yang ada di Indonesia. Taman Nasional tersebut memiliki luas kawasan 530.765 ha dan tersusun dari gugusan pulau kecil yang terletak di Laut Flores. Salah satu pulau yang berada pada kawasan tersebut adalah Pulau Jinato yang masih memiliki kualitas terumbu karang yang baik. Hal ini dapat dimanfaatkan sebagai salah satu lokasi kajian riset pada dunia konservasi. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan untuk melakukan identifikasi bentuk pertumbuhan karang keras (hard coral) di perairan tersebut. Penelitian dilakukan di dua kedalaman yaitu kedalaman 4 meter dan kedalaman 7 meter selama 2 bulan. Pelaksanaan penelitian terdiri dari tiga tahap, yaitu observasi lapangan, pengumpulan data, serta pengolahan dan analisis data. Kegiatan pengumpulan data mencakup identifikasi bentuk pertumbuhan karang melalui studi literatur kemudian dianalisis secara deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan 5 lifeform karang Acropora yaitu Acropora Branching, Acropora Digitate, Acropora Submassive, Acropora Encrusting, dan Acropora Tabulate. Sedangkan pada bentuk pertumbuhan karang non-Acropora ditemukan 6 lifeform karang yaitu Coral Branching, Coral Mushroom, Coral Submassive, Coral Foliose, Coral Encrusting, dan Coral Massive.
References
Barus, T. A. 2018. Bentuk Pertumbuhan Terumbu Karang di Perairan Teluk Lampung. Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis. Vol. 10 No. 3. 699-709. http://dx.doi.org/10.29244/jitkt.v10i3.21516
Haerul. 2013. Analisis Keragaman dan Kondisi Terumbu Karang di Pulau Sarappolompo, Kab. Pangkep. Skripsi. Ilmu Kelautan dan Perikanan Universitas Hasanuddin Makassar.
Nybakken, J. W. (1988). Biologi Laut: Suatu Pendekatan Ekologis. PT. Gramedia.
Rahmat, M., Yosephine, T, & Giyanto. (2001). Manual Lifeform 5.1. 32. CRITC-COREMAP.
Suharsono. (2008). Jenis-Jenis Karang Di Indonesia (D. Zulfianita (ed.)). LIPI Press.
Timotius, S. (2003). Biologi Terumbu Karang. Yayasan Terumbu Karang Indonesia (Terangi), 1–14.
Wahib, N. K., & Luthi, O. M. (2019). Kajian Efektivitas Penggunaan Metode Lit, Pit, dan Qt untuk Monitoring Tutupan Substrat. JFMR-Journal of Fisheries and Marine Research, Vol. 3 No. 3. 331-336. https://doi.org/10.21776/ub.jfmr.2019.003.03.7