PENGARUH PERDEBATAN IQ (INTELLIGENCE QUOTIENT), EQ (EMOTIONAL QUOTIENT) DAN SQ (SPIRITUAL QUOTIENT) DALAM PERKEMBANGAN IPTEK DAN HUKUM ISLAM

Authors

  • Irayanti Nur Universitas Andi Djemma
  • Mustari Mustafa PASCASARJANA UIN ALAUDDIN MAKASSAR
  • Muhaemin Latif PASCASARJANA UIN ALAUDDIN MAKASSAR

DOI:

https://doi.org/10.64078/tociung.v5i1.3125

Keywords:

Intelligence Quotient, Emotional Quotient, Spiritual Quotient, Iptek, Perkembangan Holistik, hukum islam

Abstract

Pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) telah memicu perdebatan signifikan mengenai peran kecerdasan manusia dalam beradaptasi dan membentuk kemajuan tersebut. Studi ini mengeksplorasi dampak tiga aspek kunci kecerdasan—Intelligence Quotient (IQ), Emotional Quotient (EQ), dan Spiritual Quotient (SQ)—terhadap evolusi ilmu pengetahuan dan teknologi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, yang memanfaatkan perspektif interdisipliner untuk menganalisis interaksi antara ketiga kecerdasan ini dan kontribusinya terhadap kemajuan teknologi. Temuan ini mengungkapkan bahwa IQ mendorong inovasi teknis, EQ memastikan interaksi manusia yang harmonis, dan SQ memberikan pedoman moral untuk pembangunan berkelanjutan. Studi ini menyimpulkan bahwa integrasi yang seimbang antara IQ, EQ, dan SQ sangat penting untuk mengatasi tantangan dan peluang yang ditimbulkan oleh kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Pendekatan seperti ini menumbuhkan paradigma holistik yang tidak hanya meningkatkan kemampuan teknis namun juga mendorong penerapan kemajuan teknologi yang etis dan bermakna dalam masyarakat.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ahmad Zarkasyi, INTEGRASI PERAN IQ, EQ DAN SQ DALAM REGULASI HUKUM ISLAM, Jurnal Qolamuna, Volume 1 Nomor 1 Juli 2015

Agustian, Ary Ginanjar. ESQ:The ESQ Way 165 (Berdasarkan 1 Ihsan 6 Rukun Iman dan 5 Rukun Islam. ( Jakarta: Arga, 2005).

Djamil, Fathurrahman. Filsafat Hukum Islam (Bagian Pertama). (Jakarta: Logos, 1997). Cet. I, h. 123

Indrastuti et al. (2016). Membangun Sinergitas Kecerdasan Intelektual dan Kecerdasan Qalbu Bagi Pemimpin Bangsa. 27(1), 43–55.

Goleman, Daniel. (2006). Emotional Intelligence. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Mayer, J. D., Caruso, D. R., & Salovey, P. (2016). Special Section : Emotional Intelligence The Ability Model of Emotional Intelligence : Principles and Updates. https://doi.org/10.1177/1754073916639667

Puspita Dewi, I., Supriatna, A. M., & Suwandi, N. R. (2022). Hubungan Religiusitas Islam Dengan Kepatuhan Protokol Kesehatan Covid-19 Pada Masyarakat. Jurnal Keperawatan ’Aisyiyah, 9(2), 163–171.

Susilawati, Lena, Pentingnya Sinergitas Kecerdasan IQ, EQ dan SQ Serta Optimalisasi Emosional Intellegence Sebagai Role Model Dalam kepemimpinan Publik, Jurnal Ekonomi Bisnis Manajemen Prima, Volume V Nomor II (2024),

Rohmah, N. (2018). Integrasi Kecerdasan Intelektual ( IQ ), Kecerdasan Emosi ( EQ ) Dan Kecerdasan Spiritual ( SQ ). 3, 77–102.

Zohar, D & Marshal, L. (2002). Cultivating Spiritual Intelligence to Heal Diseases of Meaning. Conference Reported by Davidson. Contemporary nurse, 12(2), 103105, hl 12-13.

Published

2025-02-28