TRILOGI KECERDASAN DAN KAITANNYA DENGAN WAHYU : ANALISIS TENTANG POTENSI IQ, EQ, DAN SQ

Main Article Content

Suaebah Suaebah
Andi Aderus

Abstract

Penelitian ini membahas tentang IQ (Intelligence Quotient), EQ (Emotional Quotient), dan SQ (Spiritual Quotient) serta kaitannya dengan wahyu. Meskipun terdengar seperti istilah baru, IQ, EQ, dan SQ sebenarnya adalah konsep yang diperkenalkan oleh psikolog modern untuk menggambarkan berbagai potensi kecerdasan yang dimiliki manusia. Sejak lahir, manusia telah memiliki potensi kecerdasan yang diberikan oleh Tuhan, yang tumbuh dan berkembang seiring dengan pengalaman dalam kehidupanya. Fokus dalam penelitian ini adalah bagaimana IQ, EQ, dan SQ berfungsi dan bagaimana wahyu Al-Qur'an memandang kecerdasan ini dalam diri manusia. Metode yang digunakan adalah penelitian kepustakaan dengan pendekatan historis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa menurut wahyu Al-Qur'an, manusia memiliki berbagai potensi psikologis seperti ruh, aql, qalb, dan nafs, yang dalam temuan modern diterjemahkan menjadi IQ, EQ, dan SQ. Potensi ini memungkinkan manusia menjadi insan kamil atau sebaliknya menjadi manusia yang jahil. Selain itu, Kecerdasan manusia terdiri dari tiga aspek yang saling melengkapi - intelektual, emosional, dan spiritual. Dengan mengembangkan ketiga aspek ini secara seimbang, individu dapat mencapai keunggulan pribadi yang utuh dan meraih keberhasilan yang bermakna dalam kehidupan.

Article Details

Section

Articles

References

Ansoriy, Z. (2021). Intellectual intelligence (IQ), Emotional intelligence (EQ), Spiritual intelligence (SQ), Al Quran.

Baharuddin, A. (2015). M. E. Q. (EQ) D. I. (2015). Menelusuri Emotional Quotient (EQ) dalam Islam. Psychology, Philosophy.

Daniel Goleman. (1996). Kecerdasan Emosional. Gramedia Pustaka Utama.

Haryanto, S. (2017). Pendekatan Historis Dalam Studi Islam. Manarul Qur’an: Jurnal Ilmiah Studi Islam, 17(1), 127–135. https://doi.org/10.32699/mq.v17i1.927

Khotimah, N. (2015). (2015). Konsepsi Kecerdasan Emosional dan Spiritual Anak Dalam Perspektif Pendidikan Islam. Published 12 March 2015 Philosophy.

Lubis, A. N. (2016). Strategi Pemasaran dalam Persaingan Bisnis. Persepsi Masyarakat Terhadap Perawatan Ortodontik Yang Dilakukan Oleh Pihak Non Profesional, 53(3), 46–58. http://repositorio.unan.edu.ni/2986/1/5624.pdf%0Ahttp://fiskal.kemenkeu.go.id/ejournal%0Ahttp://dx.doi.org/10.1016/j.cirp.2016.06.001%0Ahttp://dx.doi.org/10.1016/j.powtec.2016.12.055%0Ahttps://doi.org/10.1016/j.ijfatigue.2019.02.006%0Ahttps://doi.org/10.1

Mu’izzuddin, M. (2016). Berpikir Menurutal-Qur’an. Studia Didaktika: Jurnal Ilmiah Pendidikan, 10(1), 72–84.

Mulyati, S. (2023). Trilogy of Intelligence and Its Relation To Revelation (Analysis of the Potential of Iq, Eq, Sq). Archipelago Journal of Southeast Asia Islamic Studies, 1(1), 35–45. https://doi.org/10.37567/archipelago.v1i1.1693.

Ruslan, R., Mahmuddin, M., & Aderus, A. (2023). Kaitan Potensi IQ, EQ, Dan SQ Dengan Wahyu. Edu Sociata: Jurnal Pendidikan Sosiologi, 6(2), 1191–1198.

Saihu, M. (2022). Al-Qur’an dan Kecerdasan Manusia. Mumtaz: Jurnal Studi Al-Quran Dan Keislaman, 6(02), 233–251.

Wardiana, A. (2020). Jurnal Ilmu Budaya Dasar. Jurnal Ilmu Budaya Dasar, 8(2), 11.