Kajian Empiris Tentang Ketimpangan Ekonomi Regional di Provinsi Sulawesi Selatan
DOI:
https://doi.org/10.35914/jemma.v6i1.1804Keywords:
DAU, DAK, DBH, Ketimpangan Ekonomi RegionalAbstract
Ketimpangan ekonomi regional di Provinsi Sulawesi Selatan masih cukup tinggi dan belum menunjukkan penurunan secara konsisten setiap tahunnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh transfer fiskal terhadap ketimpangan ekonomi regional di Provinsi Sulawesi Selatan. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan menggunakan teknik analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transfer fiskal dalam bentuk dana alokasi umum (DAU) memiliki pengaruh signifikan terhadap peningkatan ketimpangan ekonomi regional, sedangkan dana bagi hasil (DBH) berpengaruh signifikan terhadap penurunan ketimpangan ekonomi regional, adapun dana alokasi khusus (DAK) tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap ketimpangan ekonomi regional di Provinsi Sulawesi Selatan. Oleh karena itu efektivitas pengalokasian transfer fiskal sangat diperlukan terutama pada pemerataan infrastruktur dan peningkatan kuantitas serta kualitas sumberdaya manusia sehingga pada gilirannya diyakini akan berdampak pada penurunan ketimpangan ekonomi regional di Provinsi Sulawesi Selatan.
References
Amusa, H., & Mabugu, R. (2016). The contribution of fiscal decentralization to regional inequality: Empirical results for South African municipalities. Economic Research Southern Africa (ERSA) Is …, April. https://econrsa.org/system/files/publications/working_papers/working_paper_597.pdf
Bojanic, A. N. (2018). The impact of fiscal decentralization on growth, inflation and inequality in the Americas. CEPAL Review, 2018(124), 57–77. https://doi.org/10.18356/31c71be8-en
BPS. (2021). Produk Domestik Regional Bruto Kabupaten/Kota Se Sulawesi Selatan 2016-2020. Badan Pusat Statistik. Diakses 6 Juni 2021 dari https://www.sulsel.bps.go.id/publication/download.
BPS. (2021). Produk Domestik Regional Bruto Kabupaten/Kota di Indonesia 2016-2020. Badan Pusat Statistik. Diakses 8 Juni 2021 dari https://www.bps.go.id/publication/download.
Bucheli, M., Rossi, M., & Amábile, F. (2018). Inequality and fiscal policies in Uruguay by race. Journal of Economic Inequality, 16(3), 389–411. https://doi.org/10.1007/s10888-017-9373-7
Carreras, Y. İ. (2016). Fiscal decentralization and inequality: The case of Spain. Regional Studies, Regional Science, 3(1), 295–302. https://doi.org/10.1080/21681376.2016.1183513
Enami, A., Lustig, N., & Taqdiri, A. (2019). Fiscal policy, inequality, and poverty in Iran: assessing the impact and effectiveness of taxes and transfers. Middle East Development Journal, 11(1), 49–74. https://doi.org/10.1080/17938120.2019.1583510
Lamba, A., Allo, P. K., & Lamba, R. A. (2019). Effect of fiscal decentralization policy of regional economic imbalances towards economy growth in Eastern Indonesia. International Journal of Social Sciences and Humanities, 3(2), 112–127. https://doi.org/10.29332/ijssh.v3n2.298
Nurman, M.A. (2013). Pengaruh Desentralisasi Fiskal Terhadap Disparitas Pendapatan Regional di Indonesia Tahun 2001-2008. Jurnal Organisasi dan Manajemen, 9(1), 1-20.
Noviar. (2021). Analisis Ketimpangan Dan Klasifikasi Pembangunan Ekonomi Kabupaten/Kota Di Provinsi Banten Tahun 2016-2020. Jurnal Kebijakan Pembangunan Daerah, 5(1), 24–33. https://ejournal.bappeda.bantenprov.go.id/index.php/jkpd/article/download/118/53
Pratiwi, N.L. (2017). Analisis Spasial Dana Perimbangan Terhadap Ketimpangan Pembangunan Kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2008-2015. Jurnal Pembangunan dan Pemerataan, 6(2).
Sapriana, H., Militina, T., & Effendi, A.S. (2018). Pengaruh Pendapatan Asli Daerah dan Dana Bagi Hasil Serta Dana alokasi Khusus Terhadap Belanja Pembangunan dan Tingkat Kesenjangan Daerah. Jurnal Ilmu Ekonomi Mulawarman, 3(3).
Sjafrizal. (2012). Ekonomi Wilayah dan Perkotaan. Jakarta: PT. RajaGrafindo Persada.
Sjafrizal. (2018). Analisis Ekonomi Regional dan Penerapannya di Indonesia. Depok: PT. RajaGrafindo Persada.
Sidik, M., Hidayat, S., & Ridwansyah, M. (2020). Dampak alokasi dana perimbangan (DAU, DAK, DBH) terhadap tingkat ketimpangan antar daerah di Provinsi Jambi Periode 2010-2019. Jurnal Paradigma Ekonomika, 15(2), 229–238. https://doi.org/10.22437/paradigma.v15i2.10325
Stossberg, S., Bartolini, D., & Blöchliger, H. (2017). Fiscal Decentralisation and Income Inequality: Empirical Evidence from OECD Countries. Jahrbucher Fur Nationalokonomie Und Statistik, 237(3), 225–273. https://doi.org/10.1515/jbnst-2017-1108
Tarigan, R. (2016). Perencanaan Pengambangan Wilayah. Jakarta: Bumi Aksara.
Zakaria, S. (2013). The Impact of Fiscal Decentralization toward Regional Inequalities in Eastern Region of Indonesia. Journal of Economics and Sustainable Development, 4(10), 74–85.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Penulis yang menerbitkan pada JEMMA | Journal of Economic, Management and Accounting menyetujui persyaratan berikut:
- Penulis memiliki hak cipta dan memberikan JEMMA | Journal of Economic, Management and Accounting untuk publikasi pertama dengan karya yang secara bersamaan dilisensikan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons (CC BY 4.0) yang memungkinkan orang lain untuk berbagi (menyalin dan mendistribusikan kembali materi dalam media atau format apa pun) dan beradaptasi (mencampur) , mentransformasikan, dan membangun di atas bahan) karya untuk tujuan apa pun,
- Penulis dapat membuat perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi jurnal, yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di JEMMA | Journal of Economic, Management and Accounting
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting pekerjaan mereka secara online (misalnya, dalam repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena dapat menyebabkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan.