Main Menu
Focus And Scope Editorial Team Reviewer List Author Guidelines Article Processing Charge Publication Ethics Peer Review Process Copyright and License Download Template
Visitor
JUTINDA (Jurnal Teknik Informatika Unanda) berkomitmen untuk menerapkan standar etika publikasi dan integritas akademik yang tinggi. Jurnal ini bertujuan memastikan bahwa seluruh naskah yang dikirimkan, ditelaah, dan diterbitkan memenuhi prinsip-prinsip etika, standar ilmiah, serta praktik penerbitan akademik yang bertanggung jawab.
Dewan editor berupaya mencegah pelanggaran etika publikasi, termasuk plagiarisme, fabrikasi data, falsifikasi data, publikasi ganda, pencantuman kepengarangan yang tidak semestinya, serta konflik kepentingan yang tidak diungkapkan.
Pedoman etika publikasi ini berlaku bagi penulis, editor, reviewer, dan pihak lain yang terlibat dalam proses penerbitan. Seluruh pihak diharapkan menjunjung tinggi kejujuran, transparansi, keadilan, kerahasiaan, dan akuntabilitas dalam setiap tahapan proses editorial dan publikasi.
Penulis harus memastikan bahwa naskah yang dikirimkan merupakan karya orisinal. Setiap gagasan, data, teks, gambar, tabel, algoritma, atau materi lain yang berasal dari sumber lain harus diakui dan disitasi secara tepat.
Setiap Naskah yang masuk melalui wajib melewati proses skrining orisinalitas melalui Turnitin. Batas toleransi kemiripan yang ditetapkan adalah maksimal 20% Plagiarisme, Jika hasil pemeriksaan melampaui ambang batas tersebut (termasuk unsur plagiarisme diri), artikel akan dikembalikan agar penulis dapat melakukan revisi sebelum diajukan kembali
Penulis wajib menyajikan metode penelitian, data, analisis, dan hasil penelitian secara akurat dan transparan. Fabrikasi, falsifikasi, manipulasi, atau penyajian data secara selektif dengan tujuan menyesatkan pembaca merupakan bentuk pelanggaran integritas penelitian.
Penulis harus menyimpan catatan penelitian yang relevan dan menyediakan informasi pendukung yang diperlukan apabila diminta secara wajar oleh editor.
Penulis tidak diperbolehkan mengirimkan naskah yang sama ke lebih dari satu jurnal secara bersamaan. Naskah yang dikirimkan ke JUTINDA tidak boleh telah diterbitkan sebelumnya atau sedang dalam proses penilaian di jurnal lain, kecuali terdapat bentuk diseminasi sebelumnya yang secara tegas diperbolehkan oleh kebijakan editorial dan telah diungkapkan kepada editor.
Setiap tumpang tindih substansial dengan karya yang telah dipublikasikan sebelumnya harus dijelaskan kepada editor.
Kepengarangan hanya diberikan kepada individu yang memberikan kontribusi intelektual substansial terhadap penelitian, termasuk perumusan ide, perancangan penelitian, pelaksanaan penelitian, analisis, atau interpretasi hasil.
Seluruh penulis yang tercantum harus menyetujui naskah akhir dan menyetujui pengirimannya ke JUTINDA. Individu yang berkontribusi tetapi tidak memenuhi kriteria kepengarangan sebaiknya dicantumkan dalam bagian ucapan terima kasih apabila sesuai.
Perubahan susunan penulis setelah pengiriman naskah harus disertai alasan yang jelas, memperoleh persetujuan dari seluruh penulis yang terdampak, dan mengikuti persetujuan editor.
Penulis wajib mengakui dan menyitasi publikasi, kumpulan data, perangkat lunak, alat, serta sumber lain yang relevan dan berkontribusi terhadap penelitian. Seluruh sitasi harus akurat dan relevan dengan pernyataan yang didukungnya.
Penulis dilarang melakukan manipulasi sitasi, termasuk sitasi diri yang berlebihan atau pencantuman referensi yang tidak relevan semata-mata untuk meningkatkan jumlah sitasi.
Penulis wajib mengungkapkan hubungan finansial, profesional, institusional, pribadi, atau hubungan lain yang secara wajar dapat dianggap memengaruhi penelitian maupun interpretasi hasilnya.
Seluruh sumber pendanaan, hibah penelitian, dan bantuan relevan lainnya harus dinyatakan secara transparan dalam naskah.
Penulis wajib mematuhi peraturan perundang-undangan, ketentuan institusi, dan standar etika yang relevan dengan penelitiannya.
Penelitian yang melibatkan partisipan manusia, data pribadi, atau informasi sensitif lainnya harus memenuhi ketentuan persetujuan etik, persetujuan partisipan, privasi, dan perlindungan data yang berlaku.
Penulis tidak diperbolehkan mengungkapkan informasi rahasia atau informasi yang dapat mengidentifikasi seseorang tanpa dasar hukum atau etika yang sesuai.
Penulis yang menggunakan kecerdasan buatan generatif (AI) atau alat berbantuan AI dalam penyusunan naskah wajib menggunakannya secara bertanggung jawab dan transparan sesuai dengan ketentuan pengungkapan yang berlaku di jurnal.
AI tidak dapat dicantumkan sebagai penulis karena tidak dapat memikul tanggung jawab atas integritas dan keakuratan penelitian. Penulis tetap bertanggung jawab penuh atas orisinalitas, ketepatan informasi, referensi, analisis, dan kesimpulan dalam naskah.
Konten yang dihasilkan oleh AI harus diperiksa secara cermat. Referensi fiktif, klaim yang tidak akurat, hasil yang menyesatkan, dan penggunaan AI yang tidak diungkapkan apabila diwajibkan oleh kebijakan jurnal tidak dapat diterima.
Apabila penulis menemukan kesalahan atau ketidakakuratan yang signifikan dalam karya yang telah diterbitkan, penulis wajib segera memberitahukan kepada tim editorial dan bekerja sama dalam proses penerbitan koreksi atau, jika diperlukan, penarikan artikel.
Editor bertanggung jawab mengambil keputusan publikasi berdasarkan kesesuaian naskah dengan fokus dan ruang lingkup jurnal, orisinalitas, kualitas ilmiah, ketepatan metodologi, kepatuhan etika, serta hasil penelaahan sejawat.
Keputusan editorial tidak boleh dipengaruhi oleh kepentingan komersial, biaya publikasi, hubungan pribadi, atau tekanan dari pihak luar.
Editor wajib menilai naskah secara adil dan objektif tanpa diskriminasi berdasarkan jenis kelamin, ras, etnis, kebangsaan, agama, afiliasi institusi, pandangan politik, atau karakteristik pribadi lain yang tidak relevan.
Editor dan staf editorial wajib menjaga kerahasiaan naskah yang dikirimkan beserta komunikasi yang berkaitan dengannya. Informasi naskah hanya boleh dibagikan kepada pihak yang berwenang dalam proses editorial atau apabila pengungkapan dibenarkan secara hukum maupun etika.
Editor wajib mengungkapkan konflik kepentingan yang dapat mengganggu ketidakberpihakan dalam penilaian naskah. Jika diperlukan, editor harus menyerahkan penanganan naskah kepada editor lain yang memenuhi kualifikasi.
Informasi yang belum dipublikasikan dan diperoleh melalui tugas editorial tidak boleh digunakan untuk kepentingan pribadi atau penelitian lain tanpa izin yang sesuai.
Editor wajib memilih reviewer yang memiliki kompetensi sesuai dengan bidang naskah. Editor bertanggung jawab mengawasi proses penelaahan agar berlangsung secara adil, konstruktif, rahasia, dan sesuai dengan standar ilmiah.
Editor harus mengambil langkah yang wajar untuk memeriksa dugaan pelanggaran penelitian atau publikasi serta menerapkan tindakan korektif yang sesuai apabila diperlukan.
Apabila terdapat dugaan yang dapat dipercaya mengenai plagiarisme, manipulasi data, publikasi ganda, sengketa kepengarangan, atau pelanggaran etika lainnya, editor wajib memeriksa bukti yang tersedia dan memberikan kesempatan yang wajar kepada pihak terkait untuk memberikan penjelasan.
Berdasarkan hasil pemeriksaan dan tingkat pelanggaran, jurnal dapat menolak naskah, meminta koreksi, menerbitkan pernyataan keprihatinan (expression of concern), menarik artikel yang telah diterbitkan, atau mengambil tindakan lain sesuai dengan kebijakan jurnal dan standar yang berlaku.
Reviewer membantu editor mengevaluasi kualitas, validitas, orisinalitas, dan relevansi naskah. Hasil penelaahan harus membantu editor mengambil keputusan yang tepat dan memberikan masukan yang bermanfaat bagi penulis.
Penilaian reviewer harus objektif, berbasis bukti, dan disampaikan secara profesional. Reviewer wajib memberikan alasan yang jelas atas penilaiannya serta menghindari kritik yang bersifat pribadi terhadap penulis.
Naskah yang diterima untuk ditelaah harus diperlakukan sebagai dokumen rahasia. Reviewer tidak diperbolehkan membagikan, menyebarkan, atau mendiskusikan isi naskah dengan pihak yang tidak berwenang.
Reviewer tidak diperbolehkan mengunggah isi naskah yang bersifat rahasia ke alat AI eksternal atau layanan pihak ketiga tanpa izin dan perlindungan yang sesuai.
Reviewer sebaiknya menerima penugasan hanya apabila memiliki keahlian yang memadai dan mampu menyelesaikan penelaahan dalam jangka waktu yang disepakati. Jika tidak dapat memberikan penilaian yang kompeten atau tepat waktu, reviewer harus segera memberitahukan kepada editor.
Reviewer harus memberitahukan kepada editor apabila menemukan dugaan plagiarisme, kemiripan substansial dengan karya yang telah diterbitkan, data yang meragukan, kesimpulan yang tidak didukung bukti, sitasi yang tidak tepat, atau potensi pelanggaran etika lainnya.
Reviewer wajib mengungkapkan hubungan finansial, profesional, pribadi, atau kolaborasi yang dapat memengaruhi objektivitas penilaiannya. Reviewer sebaiknya menolak penugasan apabila terdapat konflik kepentingan signifikan yang tidak dapat dikelola secara memadai.
Reviewer tidak diperbolehkan menggunakan informasi atau gagasan yang belum dipublikasikan dan diperoleh selama proses penelaahan untuk keuntungan pribadi.
Penerbit JUTINDA mendukung dewan editor dalam menjaga integritas publikasi, mempertahankan rekam ilmiah, dan memastikan infrastruktur penerbitan jurnal dikelola secara bertanggung jawab.
Penerbit diharapkan memberikan dukungan administratif dan teknis yang wajar untuk pemeriksaan dugaan pelanggaran publikasi, pelaksanaan koreksi dan penarikan artikel, pemeliharaan akses terhadap artikel yang telah diterbitkan, serta penyampaian kebijakan editorial secara transparan.
Keputusan editorial tetap independen dari kepentingan komersial maupun administratif.
JUTINDA tidak mentoleransi plagiarisme, penggunaan kembali karya sendiri secara menyesatkan (self-plagiarism), fabrikasi data, falsifikasi data, publikasi ganda, manipulasi sitasi, atau bentuk pelanggaran integritas penelitian lainnya.
Dugaan pelanggaran dapat diketahui melalui pemeriksaan editorial, penelaahan sejawat, pemeriksaan kemiripan, laporan setelah publikasi, atau sumber lain yang dapat dipercaya.
Setiap dugaan akan diperiksa berdasarkan bukti yang tersedia, tingkat keseriusan masalah, serta kesempatan bagi pihak terkait untuk memberikan tanggapan. Tindakan yang dapat diambil meliputi penolakan naskah, permintaan klarifikasi atau koreksi, pemberitahuan kepada institusi terkait apabila diperlukan, serta koreksi atau penarikan artikel yang telah diterbitkan.
JUTINDA mengakui pentingnya menjaga keakuratan dan keandalan rekam ilmiah.
Koreksi dapat diterbitkan apabila terdapat kesalahan yang dapat diperbaiki tanpa membatalkan keseluruhan temuan artikel. Penarikan artikel (retraction) dapat dipertimbangkan apabila kesalahan serius, temuan yang tidak dapat diandalkan, atau pelanggaran yang terbukti merusak integritas publikasi.
Pernyataan keprihatinan (expression of concern) dapat diterbitkan apabila terdapat masalah substansial yang masih memerlukan penyelidikan dan bukti yang tersedia belum menghasilkan kesimpulan yang memadai.
Setiap pemberitahuan korektif harus mengidentifikasi artikel yang terdampak dan menjelaskan alasan tindakan tersebut. Keputusan diambil oleh dewan editor berdasarkan bukti dan kebijakan jurnal yang berlaku.
JUTINDA menerima pengaduan yang beralasan mengenai etika publikasi, perilaku editorial, kepengarangan, integritas penelitian, serta penanganan naskah yang dikirimkan atau telah diterbitkan.
Pengaduan disampaikan kepada tim editorial dengan informasi dan bukti pendukung yang memadai agar dapat diperiksa secara adil. Dewan editor akan menelaah pengaduan secara tidak memihak, menjaga kerahasiaan apabila diperlukan, dan mengambil langkah yang wajar untuk menyelidiki serta menyelesaikan masalah yang terbukti.
Seluruh pihak yang terlibat diharapkan bekerja sama dalam pemeriksaan etika dan memberikan informasi yang akurat.
JUTINDA berkomitmen untuk mendorong penelitian yang bertanggung jawab, praktik editorial yang transparan, penelaahan sejawat yang adil, dan integritas rekam ilmiah.
Penulis, editor, reviewer, dan penerbit memiliki tanggung jawab bersama untuk memastikan bahwa seluruh tahapan penerbitan ilmiah dilaksanakan secara jujur, profesional, dan etis.